Ingin tahu apa nama bangunan tertinggi, terluas dan yang ter ter lainnya di Indonesia?...
Apa menara atau struktur tertinggi di Indonesia ?
Menara pemancar televisi Indosiar yang terletak di daerah Kebun Jeruk, Jakarta Barat adalah menara/struktur tertinggi di Indonesia. Menara Televisi Indosiar adalah sebuah menara topang setinggi 395 m.
Sumber gambar: forum.winpoin.com
Apa bangunan tertinggi di Indonesia saat ini?
Gedung Sahid Sudirman Center kini menjadi gedung tertinggi di Indonesia. Tinggi bangunan adalah 225 meter dengan 52 lantai. Lokasinya terletak di prime area Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta.
Sumber gambar: metro.news.viva.co.id
Apa bangunan terluas di Indonesia saat ini?
Central Park Jakarta di Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Indonesia merupakan bangunan terluas di Indonesia. Bangunan ini terdiri dari sebuah pusat perbelanjaan, satu menara perkantoran, 3 apartemen, dan sebuah hotel dengan luas 655,000 m2.
Sumber gambar: www.skyscrapercity.com
Apa bangunan Mesjid terbesar di Indonesia ?
Masjid Istiqlal merupakan masjid terbesar di Indonesia dengan luas Bangunan : 24.200 m2. Mesjid Istiqlal dapat menampung Jamaah sebanyak 200.000 orang. Masjid Istiqlal berlokasi di Jl. Taman Wijaya Kusuma Rt.08/02, Kel. Pasar Baru, Kec. Sawah Besar, Jakarta Pusat
Sumber gambar: http://id.wikipedia.org
Apa Bandara terluas di Indonesia ?
Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta merupakan bandara terbesar di Indonesia dengan luas 1740 Ha. Lokasi di Tangerang, Banten.
Sumber gambar: Kaskus
Apa stadion sepakbola terbesar di Indonesia ?
Gelora Bung Karno merupakan stadion terbesar di Indonesia. Luas bangunan stadion : 44.000 Meter persegi dengan Kapasitas penonton 80.000 orang. Lokasi Senayan Jakarta.
Sumber gambar: id.wikipedia.org
Apa Jembatan terpanjang di Indonesia ?
Jembatan terpanjang di Indonesia yaitu Jembatan Suramadu dengan panjang 5.438 m. Jembatan Nasional Suramadu menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Madura.
Sumber gambar: id.wikipedia.org
Nama bangunan yang ter ter itu adalah untuk rekor saat ini (April 2015). Tentu saja sebagai bangunan yang ter ter di Indonesia akan berubah seiring dibangunnya bangunan lainnya yang melebihi bangunan-bangunan tersebut.
Showing posts with label bangunan. Show all posts
Showing posts with label bangunan. Show all posts
Tuesday, April 28, 2015
Friday, October 25, 2013
Bundaran Lalu Lintas terindah di Indonesia
Bundaran Lalu Lintas merupakan bundaran yang ada di tengah persimpangan jalan. Bentuk jenis persimpangan berbentuk bundaran lalu lintas biasanya dibuat untuk memperlancar arus lalu lintas. Namun disamping fungsinya untuk lalu lintas ternyata bundaran lalu lintas juga bisa memperindah pemandangan kota. Indonesia memiliki beberapa bundaran yang indah dipandang mata.
Berikut beberapa bundaran lalu lintas terindah di Indonesia versi indotop:
Bundaran HI (Hotel Indonesia)

Bundaran ini berdekatan dengan Hotel Indonesia, Jakarta karena itu disebut sebagai Bundaran HI. Ditengah bundaran ini dibangun Tugu Selamat Datang dan air mancur.
Bundaran Sundial

Bundaran Sundial terletak di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung. Di tengah bundaran merupakan bangunan Puspa Iptek yang sekaligus berfungsi ganda sebagai jam Matahari atau sundial.
Bundaran besar Palangka raya

Bundaran Besar Palangka Raya terletak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bundaran Besar Palangka Raya dulunya dibangun karena obsesi Presiden Soekarno yang ingin menjadikan Kota Palangka Raya sebagai Ibukota Negara.
Bundaran Air Mancur Patung Kuda

Bundaran Air Mancur Patung Kuda terletak di sebelah Barat Daya Tugu Monas, Jakarta. Bundaran ini dikenal juga dengan nama Bundaran Air Mancur Indosat.
Bundaran Air Mancur Palembang

Bundaran Air Mancur berlokasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Bundaran Air Mancur ini dijadikan pusat titik 0 Km Kota Palembang.
Berikut beberapa bundaran lalu lintas terindah di Indonesia versi indotop:
Bundaran HI (Hotel Indonesia)

Bundaran ini berdekatan dengan Hotel Indonesia, Jakarta karena itu disebut sebagai Bundaran HI. Ditengah bundaran ini dibangun Tugu Selamat Datang dan air mancur.
Bundaran Sundial

Bundaran Sundial terletak di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung. Di tengah bundaran merupakan bangunan Puspa Iptek yang sekaligus berfungsi ganda sebagai jam Matahari atau sundial.
Bundaran besar Palangka raya

Bundaran Besar Palangka Raya terletak di Palangka Raya, Kalimantan Tengah. Bundaran Besar Palangka Raya dulunya dibangun karena obsesi Presiden Soekarno yang ingin menjadikan Kota Palangka Raya sebagai Ibukota Negara.
Bundaran Air Mancur Patung Kuda

Bundaran Air Mancur Patung Kuda terletak di sebelah Barat Daya Tugu Monas, Jakarta. Bundaran ini dikenal juga dengan nama Bundaran Air Mancur Indosat.
Bundaran Air Mancur Palembang

Bundaran Air Mancur berlokasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan. Bundaran Air Mancur ini dijadikan pusat titik 0 Km Kota Palembang.
Tuesday, October 8, 2013
Jalan setapak unik di Indonesia
Jalan setapak merupakan jalan untuk orang berjalan kaki. Disamping untuk tempat berjalan, jalan setapak juga bisa untuk dinikmati sebagai tempat wisata jalan kaki. Indonesia memiliki jalan-jalan setapak unik yang bisa dikunjungi untuk wisata.
Berikut beberapa jalan setapak unik di Indonesia:
Jenjang Koto Gadang
Jalan setapak ini bernama Janjang Koto Gadang. Letaknya berada di Bukittinggi, Sumatera Barat. Panjang Janjang Koto Gadang ini adalah 1 km menghubungkan kawasan Bukittinggi dan Agam. Keunikan jalan setapak ini yaitu berbentuk tembok besar yang membentang seperti layaknya tembok Cina.
Canopy Bridge Bukit Bangkirai
Jalan setapak ini berbentuk Canopy Bridge. Canopy Bridge ini terletak di Bukit Bangkirai, Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Canopy Bridge merupakan jembatan gantung atau jembatan tajuk dengan tinggi 30 M yang terbentang dari pohon Bangkirai yang satu ke pohon Bangkirai yang lain. Dari atas jembatan, kita bisa menikmati pemandangan hutan Kalimantan yang luas.
Jembatan Pulau Kojadoi
Jalan setapak ini menghubungkan Pulau Kojadoi dengan Pulau Kojagete. Kojadoi terletak di kawasan pulau-pulau kecil di sebelah utara Laut Flores. Jalan setapak ini sangat unik karena merupakan jembatan yang melintasi laut dari tumpukan batu dengan panjang sekitar 500 meter. Jembatan ini akan tenggelam apabila air laut pasang.
Trotoar merdeka utara
Jalan setapak ini merupakan trotoar yang terletak di tepi Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. Keunikan dari trotoar ini terdapat tapak kaki presiden yang pernah memerintah Indonesia. Pada trotoar ini terdapat cetakan-cetakan kaki milik enam orang yang pernah memimpin bangsa Indonesia yaitu Sukarno, Suharto, Habibie, Gusdur, Megawati dan SBY. Khusus untuk Presiden Sukarno hanya tampak cetakan sepatunya saja bukan telapak kakinya. Lokasi trotoar ini berseberangan dengan Istana Negara yang sejak dulu menjadi tempat para Presiden itu menjalankan tugas kenegaraan.
Jalan setapak Bromo
Jalan setapak ini terletak di tepi kawah gunung Bromo, Jatim. Pada Jalan setapak ini terdapat tangga beton untuk menuju ke tepi kawah gunung Bromo. Jumlahnya sekitar 250 anak tangga. Anak tangga dipenuhi debu pasir yang cukup licin, membuat pengunjung harus ekstra hati-hati untuk menaikinya.
Jalan setapak kota Agats
Jalan setapak ini dari papan kayu ini terletak di Agats, Papua. Jalan setapak ini berdiri di atas hamparan papan-papan kayu. Semua jalan setapak di kota Agats memang berada di atas papan kayu bahkan semua bangunan termasuk rumah di kota ini memang berada di atas papan kayu.
Berikut beberapa jalan setapak unik di Indonesia:
Jenjang Koto Gadang
Jalan setapak ini bernama Janjang Koto Gadang. Letaknya berada di Bukittinggi, Sumatera Barat. Panjang Janjang Koto Gadang ini adalah 1 km menghubungkan kawasan Bukittinggi dan Agam. Keunikan jalan setapak ini yaitu berbentuk tembok besar yang membentang seperti layaknya tembok Cina.
Canopy Bridge Bukit Bangkirai
Jalan setapak ini berbentuk Canopy Bridge. Canopy Bridge ini terletak di Bukit Bangkirai, Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Canopy Bridge merupakan jembatan gantung atau jembatan tajuk dengan tinggi 30 M yang terbentang dari pohon Bangkirai yang satu ke pohon Bangkirai yang lain. Dari atas jembatan, kita bisa menikmati pemandangan hutan Kalimantan yang luas.
Jembatan Pulau Kojadoi
Jalan setapak ini menghubungkan Pulau Kojadoi dengan Pulau Kojagete. Kojadoi terletak di kawasan pulau-pulau kecil di sebelah utara Laut Flores. Jalan setapak ini sangat unik karena merupakan jembatan yang melintasi laut dari tumpukan batu dengan panjang sekitar 500 meter. Jembatan ini akan tenggelam apabila air laut pasang.
Trotoar merdeka utara
Jalan setapak ini merupakan trotoar yang terletak di tepi Jalan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat. Keunikan dari trotoar ini terdapat tapak kaki presiden yang pernah memerintah Indonesia. Pada trotoar ini terdapat cetakan-cetakan kaki milik enam orang yang pernah memimpin bangsa Indonesia yaitu Sukarno, Suharto, Habibie, Gusdur, Megawati dan SBY. Khusus untuk Presiden Sukarno hanya tampak cetakan sepatunya saja bukan telapak kakinya. Lokasi trotoar ini berseberangan dengan Istana Negara yang sejak dulu menjadi tempat para Presiden itu menjalankan tugas kenegaraan.
Jalan setapak Bromo
Jalan setapak ini terletak di tepi kawah gunung Bromo, Jatim. Pada Jalan setapak ini terdapat tangga beton untuk menuju ke tepi kawah gunung Bromo. Jumlahnya sekitar 250 anak tangga. Anak tangga dipenuhi debu pasir yang cukup licin, membuat pengunjung harus ekstra hati-hati untuk menaikinya.
Jalan setapak kota Agats
Jalan setapak ini dari papan kayu ini terletak di Agats, Papua. Jalan setapak ini berdiri di atas hamparan papan-papan kayu. Semua jalan setapak di kota Agats memang berada di atas papan kayu bahkan semua bangunan termasuk rumah di kota ini memang berada di atas papan kayu.
Saturday, October 5, 2013
Jalan Unik di Indonesia
Indonesia memiliki jalan-jalan raya yang tersebar di berbagai pulau di Indonesia. Ada beberapa jalan yang bisa disebut paling unik di Indonesia. Berikut jalan unik yang terdapat di Indonesia:
Jalan Kelok Sembilan Sumatera Barat
Jalan Kelok 9 merupakan salah satu jalan yang unik yang terdapat di Sumatera Barat. Kelok 9 adalah nama untuk ruas jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau. Jalan ini dinamakan kelok 9 karena jumlahnya 9 tikungan. Tikungan di jalan ini tajam dan sangat ekstrim. Jalan ini juga berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam yaitu Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Pada lokasi ini juga dibangun jembatan layang yang diapit dua bukit. Fly Over Kelok 9 berbentuk melengkung panjang dan tajam, berdiri di atas pilar-pilar setinggi 50 – 80 meter, serta memiliki 6 jembatan layang.
Jalan tol di atas laut Bali
Jalan tol di atas laut Bali merupakan tol yang menghubungkan Denpasar-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua. Keunikan Jalan tol ini karena jalan ini melintas di atas permukaan laut yang berada di Teluk Benoa. Jalan tol ini juga memiliki jalur sepeda motor di bagian bawahnya. Jalan tol yang membentang di atas laut ini diberi nama "Bali Mandara", yang berarti Bali yang agung, maju, aman, damai, dan sejahtera. Tol Laut Bali ini merupakan jalan tol pertama di Indonesia yang melintas di atas laut. Jalan tol atas laut di Bali ini juga diklaim sebagai jalan tol terindah di Dunia.
Jalan Heat di Penambangan PT Freeport tembagapura Papua
Heat Road (HEAT (Heavy Equipment Access Trail) road) merupakan jalur jalan yang menuju area pertambangan Grasberg di wilayah pertambangan PT. Freeport Indonesia. Grasberg berada di ketinggian 4.285 meter, salah satu gugusan pegunungan Jayawijaya. Jalan ini berkelok-kelok, dengan kanan kirinya perbukitan, tebing dan jurang yang curam. Jalan HEAT (HEAT Road) diperuntukan bagi kendaraan besar yang mengangkut suku cadang alat-alat berat ke wilayah Grasberg.
Jalan Slamet Riyadi Solo
Jalan di Kota Solo memiliki keunikan karena disamping jalan itu dilintasi kendaraan bermotor juga dilintasi kereta api. Rel Kereta Api tepat di sebelah badan jalan Slamet Riyadi Solo. Rel itu dilewati kereta api jurusan Solo-Wonogiri. Keunikan ini hanya terdapat di Kota Solo dimana rel kereta api berada di badan jalan utama kota.
Jalan layang tol simpang susun Tomang, Jakarta
Jalan layang tol simpang susun Tomang dari arah Grogol menuju Kebon Jeruk merupakan Jalan Bertingkat atau bersusun. Keunikan jalan ini disamping berkelok juga menanjak. Kondisi lalu lintas di jalan Layang Tomang terbilang padat dan jika ada kendaraan mogok di atas jembatan maka akan terjadi kemacetan parah. Sering terjadi kendaraan truk yang tidak kuat menanjak melintasi jalan layang Tomang, akhirnya berhenti di tengah-tengah jalan sehingga menghambat lalu lintas.
Jalan Kelok Sembilan Sumatera Barat
Jalan Kelok 9 merupakan salah satu jalan yang unik yang terdapat di Sumatera Barat. Kelok 9 adalah nama untuk ruas jalan nasional yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau. Jalan ini dinamakan kelok 9 karena jumlahnya 9 tikungan. Tikungan di jalan ini tajam dan sangat ekstrim. Jalan ini juga berbatasan dengan jurang, dan diapit oleh dua perbukitan di antara dua cagar alam yaitu Cagar Alam Air Putih dan Cagar Alam Harau. Pada lokasi ini juga dibangun jembatan layang yang diapit dua bukit. Fly Over Kelok 9 berbentuk melengkung panjang dan tajam, berdiri di atas pilar-pilar setinggi 50 – 80 meter, serta memiliki 6 jembatan layang.
Jalan tol di atas laut Bali
Jalan tol di atas laut Bali merupakan tol yang menghubungkan Denpasar-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua. Keunikan Jalan tol ini karena jalan ini melintas di atas permukaan laut yang berada di Teluk Benoa. Jalan tol ini juga memiliki jalur sepeda motor di bagian bawahnya. Jalan tol yang membentang di atas laut ini diberi nama "Bali Mandara", yang berarti Bali yang agung, maju, aman, damai, dan sejahtera. Tol Laut Bali ini merupakan jalan tol pertama di Indonesia yang melintas di atas laut. Jalan tol atas laut di Bali ini juga diklaim sebagai jalan tol terindah di Dunia.
Jalan Heat di Penambangan PT Freeport tembagapura Papua
Heat Road (HEAT (Heavy Equipment Access Trail) road) merupakan jalur jalan yang menuju area pertambangan Grasberg di wilayah pertambangan PT. Freeport Indonesia. Grasberg berada di ketinggian 4.285 meter, salah satu gugusan pegunungan Jayawijaya. Jalan ini berkelok-kelok, dengan kanan kirinya perbukitan, tebing dan jurang yang curam. Jalan HEAT (HEAT Road) diperuntukan bagi kendaraan besar yang mengangkut suku cadang alat-alat berat ke wilayah Grasberg.
Jalan Slamet Riyadi Solo
Jalan di Kota Solo memiliki keunikan karena disamping jalan itu dilintasi kendaraan bermotor juga dilintasi kereta api. Rel Kereta Api tepat di sebelah badan jalan Slamet Riyadi Solo. Rel itu dilewati kereta api jurusan Solo-Wonogiri. Keunikan ini hanya terdapat di Kota Solo dimana rel kereta api berada di badan jalan utama kota.
Jalan layang tol simpang susun Tomang, Jakarta
Jalan layang tol simpang susun Tomang dari arah Grogol menuju Kebon Jeruk merupakan Jalan Bertingkat atau bersusun. Keunikan jalan ini disamping berkelok juga menanjak. Kondisi lalu lintas di jalan Layang Tomang terbilang padat dan jika ada kendaraan mogok di atas jembatan maka akan terjadi kemacetan parah. Sering terjadi kendaraan truk yang tidak kuat menanjak melintasi jalan layang Tomang, akhirnya berhenti di tengah-tengah jalan sehingga menghambat lalu lintas.
Sunday, September 15, 2013
Kota-kota terunik di Indonesia
Indonesia memiliki banyak kota-kota ada yang besar dan ada yang kecil. Semakin padatnya pemukiman penduduk telah menumbuhkan banyak kota di Indonesia dengan berbagai fasilitas yang ada sebagai ciri sebuah kota. Di antara kota-kota tersebut terdapat beberapa kota yang unik di Indonesia. Berikut kota-kota unik di Indonesia menurut versi indonesiatop.blogspot.com :
Kota Agats, Kota di Atas bilah Papan

Kota Agats terletak di Kabupaten Asmat, Papua. Kota ini sangat unik karena hampir semua bangunannya berdiri di atas papan termasuk jalan-jalan di kota ini. Agats, didirikan di atas ribuan papan dengan tiang pancang dari kayu.
Semua infrastruktur baik perumahan, perkantoran dan jalan raya di Kota Agats ibukota Kabupaten Asmat ini terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung. Aktifitas sehari-hari warganya dilakukan di atas papan seperti bersekolah, bekerja bahkan berolahraga. Di Agats warganya bermain bola di atas lapangan yang terbuat dari papan. Jalan di kota Asgats pun berupa jembatan kayu yang menghubungkan antara satu tempat dengan tempat lainnya. Seluruh jalan di Agats tersebut berbentuk panggung. Kendaraan di kota ini hanya ada motor listrik dan sepeda karena hanya kedua jenis kendaraan itu saja yang boleh digunakan di Agats.
Tanah di Agats memang berupa rawa-rawa berlumpur yang tidak cukup kuat dijadikan landasan bangunan. Wilayah Agats berupa rawa-rawa dengan ketinggian air mencapai satu meter sehingga kota ini dibangun di atas papan.
Kota Gili Trawangan, kota tanpa kendaraan bermotor

Kota Gili Trawangan terletak di pulau Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Gili trawangan merupakan lokasi wisata yang sangat banyak pengunjungnya. Di Gili ada berbagai opsi penginapan, dari kelas resort berbintang, hingga homestay. Gili Trawangan sudah ramai dengan berbagai fasilitas wisatanya sehingga sudah pantas disebut kota.
Keunikan Gili Trawangan yaitu tidak terdapat kendaraan bermotor karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Masyarakat setempat melarang kendaraan beroperasi di pulau-pulau kecil itu sehingga tempat ini bebas dari polusi. Sarana transportasi Gili Trawangan adalah sepeda dan kendaraan unik kereta kuda seperti dokar yang sering disebut sebagai cimodo.
Gili Trawangan merupakan tempat yang sudah dikenal wisatawan dunia. Daya tarik utama wisata di pulau ini adalah pesona lautnya. Keindahan alam bawah laut tempat ini telah diakui wisatawan mancanegara.
Kota Bogor kota yang selalu hujan

Kota Bogor terletak di Jawa Barat. Kota ini memiliki keunikkan karena setiap harinya kota ini selalu hujan walaupun sedang musim kemarau. Curah hujan di Kota Bogor dikenal merupakan yang tertinggi di Indonesia.
Kota ini secara letak geografisnya memang sangat berpotensi memiliki curah hujan tinggi karena terletak di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede. Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan kelembaban udaranya kurang lebih 70%.
Hujan disini memang hampir terjadi setiap hari, dan waktunya pun tak dapat diprediksi, entah itu pagi, siang, atau malam. Hujan di kota ini bisa terjadi sepanjang hari dan tidak mengenal musim, karena tidak diketahui batas antara musim hujan dan kemaraunya. Bogor yang sering hujan ini menyebabkan kota ini dikenal sebagai kota hujan.
Kota Tembagapura kota yang diselimuti kabut

Kota Tembagapura berada di wilayah Kabupaten Mimika, Papua. Jaraknya sekitar 55 km dari Kota Timika. Tembagapura adalah kota yang dibangun untuk menunjang kegiatan pertambangan Freeport. Ada perkantoran, pemukiman, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah. Keunikan dari kota ini yaitu kota ini selalu diselimuti kabut yang menghalangi matahari. Setiap hari, kota ini selalu diselimuti kabut yang menghalangi matahari dan memiliki curah hujan tinggi.
Kota ini jarang disinari matahari dengan awan-awan putih yang menyelimuti wilayahnya. Tembagapura dikelilingi pegunungan dan awan putih yang berlapis-lapis karena kota ini berada di ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Suasana ini menghadirkan suhu yang cukup dingin, dengan suhu berkisar 5-20 derajat Celcius.
Dengan suhu udara yang cukup dingin, jarang munculnya sinar matahari dan hiasan awan putih yang seolah tidak pernah hilang, menjadikan Kota Tembagapura ini mendapat julukan Negeri di atas Awan.
Kota Kuala Kencana, kota di tengah hutan

Kota Kuala Kencana merupakan suatu kawasan Freeport yang terletak di Timika, Papua. Kota ini dibangun di tengah hutan oleh PT Freeport. Kota Kuala Kencana juga merupakan kota yang dibangun PT Freeport disamping Tembagapura. PT Freeport membangun 2 kota utama yaitu Tembagapura yang sering disebut highland dan kuala kencana yang disebut lowland.
Keunikan kota ini yaitu berada di tengah hutan. Kota ini dikelilingi hutan, dimana batas-batas jalan ataupun halaman-halaman rumah, pusat-pusat perbelanjaan dan kantor-kantor adalah pepohonan lebat. Kadang kita bisa melihat burung-burung khas Papua beterbangan di antara pepohonan di sekitar kota ini.
Walau dikelilingi hutan tropis, Kuala Kencana sudah seperti kota-kota di luar negeri. Sistem saluran air hingga listrik semuanya melalui bawah tanah. Model-model rumah yang ada di kompleks Kuala Kencana hampir menyerupai model rumah ala negara barat. Jalanannya sudah ditata sangat rapih dan apik bak di luar negeri. Di Kuala kencana juga tersedia lengkap area wisata keluarga seperti kolam renang, food court, golf dsb.
Kota Bunga, Cipanas, Kota wisata yang unik

Kota Bunga ini merupakan kota wisata yang terletak di dataran tinggi Puncak, Cipanas, Jawa Barat. Kota Bunga memang kawasan yang luas dan hijau, dengan bunga-bunga bermekaran di taman-tamannya. Kota ini dibangun di lahan seluas sekitar 125 hektar sejak sekitar tahun 1993. Kota Bunga Cipanas merupakan komplek Villa dengan berbagai tipe Villa dari belahan dunia. Hingga saat ini jumlah vila yang dibangun mencapai sekitar 2.500 rumah. Rumah-rumah di kota bunga memiliki bentuk yang unik karena arsitekturnya mengikuti bentuk rumah dari berbagai negara.
Keunikan dari kota bunga ini karena memiliki tempat wisata danau yang dibuat mirip dengan kawasan Venesia di Italia, yang dinamakan Little Venice. Replika sudut Kota Venesia di area wisata Kota Bunga ini mirip sekali dengan aslinya. Little Venice ini tidak hanya menampilkan sentuhan Eropa, tapi juga menampilkan sentuhan budaya Asia dengan adanya bangunan mirip Gerbang Kemakmuran yang terdapat di China dan Patung Merlion yang terdapat di Singapura. Selain Little Venice, Kota Bunga Cipanas juga menyediakan arena permainan untuk anak-anak, yaitu Arena Fantasi dan penyewaan kuda tunggang.
Di akhir pekan atau libur sekolah, vila-vila yang ada penuh dihuni tidak saja oleh pemilik vila, tetapi juga pendatang yang sengaja menyewa vila. Untuk masuk ke kawasan vila ini gratis. Tiket baru dikenakan kepada pengunjung yang akan menggunakan fasilitas wisata. Kota dengan udara yang sejuk ini bisa jadi tempat liburan yang sangat menarik.
Kota Pontianak, Kota di garis tengah bumi

Kota Pontianak adalah Ibukota Kalimantan Barat. Kota ini terletak di lintasan garis khatulistiwa sehingga dikenal sebagai Kota Khatulistiwa atau kota Equator. Kota ini terletak di lintasan garis khatulistiwa, tepatnya antara 0°02’24” LU - 0°01’37” LS dan 109°16’25” BT - 109°23’04” BT.
Keunikan kota Pontianak yaitu menjadi satu-satunya kota di dunia yang dilintasi persis oleh garis khatulistiwa. Titik nol derajat atau kulminasi matahari yang ada di Pontianak merupakan salah satu keistimewaan kota ini dibandingkan negara-negara lain yang dilalui garis Khatulistiwa. Pasalnya, titik kulminasi di Pontianak tepat berada di tengah-tengah kota. Di Kota ini pun didirikan tugu khatulistiwa. Jadi kalau kita ada di tengah kota ini kita berada tepat di garis khatulistiwa yang memisahkan belahan Bumi utara dan belahan Bumi selatan.
Di kota ini kita akan mengalami fenomena unik karena pada waktu tertentu kita tidak bisa melihat bayangan sendiri dan itu hanya terjadi dua kali dalam setahun. Setiap tanggal 21 -23 Maret dan 21-23 September setiap tahun diperingati hari kulminasi matahari di tempat ini, yakni matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga bayangan benda di tempat ini hilang. Setiap tanggal 21 Maret dan 23 September, bayangan tubuh akan menghilang bila tepat berdiri di titik kulminasinya karena saat itu Matahari tepat berada di titik tersebut.
Itulah 7 kota terunik yang ada di Indonesia. Sebenarnya setiap kota di Indonesia memiliki keunikan masing-masing. Masih ada kota unik lainnya yang tidak ditulis dalam tulisan ini.(Indotop)
Kota Agats, Kota di Atas bilah Papan

Kota Agats terletak di Kabupaten Asmat, Papua. Kota ini sangat unik karena hampir semua bangunannya berdiri di atas papan termasuk jalan-jalan di kota ini. Agats, didirikan di atas ribuan papan dengan tiang pancang dari kayu.
Semua infrastruktur baik perumahan, perkantoran dan jalan raya di Kota Agats ibukota Kabupaten Asmat ini terbuat dari kayu dengan konstruksi panggung. Aktifitas sehari-hari warganya dilakukan di atas papan seperti bersekolah, bekerja bahkan berolahraga. Di Agats warganya bermain bola di atas lapangan yang terbuat dari papan. Jalan di kota Asgats pun berupa jembatan kayu yang menghubungkan antara satu tempat dengan tempat lainnya. Seluruh jalan di Agats tersebut berbentuk panggung. Kendaraan di kota ini hanya ada motor listrik dan sepeda karena hanya kedua jenis kendaraan itu saja yang boleh digunakan di Agats.
Tanah di Agats memang berupa rawa-rawa berlumpur yang tidak cukup kuat dijadikan landasan bangunan. Wilayah Agats berupa rawa-rawa dengan ketinggian air mencapai satu meter sehingga kota ini dibangun di atas papan.
Kota Gili Trawangan, kota tanpa kendaraan bermotor

Kota Gili Trawangan terletak di pulau Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Gili trawangan merupakan lokasi wisata yang sangat banyak pengunjungnya. Di Gili ada berbagai opsi penginapan, dari kelas resort berbintang, hingga homestay. Gili Trawangan sudah ramai dengan berbagai fasilitas wisatanya sehingga sudah pantas disebut kota.
Keunikan Gili Trawangan yaitu tidak terdapat kendaraan bermotor karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Masyarakat setempat melarang kendaraan beroperasi di pulau-pulau kecil itu sehingga tempat ini bebas dari polusi. Sarana transportasi Gili Trawangan adalah sepeda dan kendaraan unik kereta kuda seperti dokar yang sering disebut sebagai cimodo.
Gili Trawangan merupakan tempat yang sudah dikenal wisatawan dunia. Daya tarik utama wisata di pulau ini adalah pesona lautnya. Keindahan alam bawah laut tempat ini telah diakui wisatawan mancanegara.
Kota Bogor kota yang selalu hujan

Kota Bogor terletak di Jawa Barat. Kota ini memiliki keunikkan karena setiap harinya kota ini selalu hujan walaupun sedang musim kemarau. Curah hujan di Kota Bogor dikenal merupakan yang tertinggi di Indonesia.
Kota ini secara letak geografisnya memang sangat berpotensi memiliki curah hujan tinggi karena terletak di kaki Gunung Salak dan Gunung Gede. Kota Bogor terletak pada ketinggian 190 sampai 330 m dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk dengan suhu udara rata-rata setiap bulannya adalah 26 °C dan kelembaban udaranya kurang lebih 70%.
Hujan disini memang hampir terjadi setiap hari, dan waktunya pun tak dapat diprediksi, entah itu pagi, siang, atau malam. Hujan di kota ini bisa terjadi sepanjang hari dan tidak mengenal musim, karena tidak diketahui batas antara musim hujan dan kemaraunya. Bogor yang sering hujan ini menyebabkan kota ini dikenal sebagai kota hujan.
Kota Tembagapura kota yang diselimuti kabut

Kota Tembagapura berada di wilayah Kabupaten Mimika, Papua. Jaraknya sekitar 55 km dari Kota Timika. Tembagapura adalah kota yang dibangun untuk menunjang kegiatan pertambangan Freeport. Ada perkantoran, pemukiman, pusat perbelanjaan, rumah sakit, dan sekolah. Keunikan dari kota ini yaitu kota ini selalu diselimuti kabut yang menghalangi matahari. Setiap hari, kota ini selalu diselimuti kabut yang menghalangi matahari dan memiliki curah hujan tinggi.
Kota ini jarang disinari matahari dengan awan-awan putih yang menyelimuti wilayahnya. Tembagapura dikelilingi pegunungan dan awan putih yang berlapis-lapis karena kota ini berada di ketinggian sekitar 2.500 mdpl. Suasana ini menghadirkan suhu yang cukup dingin, dengan suhu berkisar 5-20 derajat Celcius.
Dengan suhu udara yang cukup dingin, jarang munculnya sinar matahari dan hiasan awan putih yang seolah tidak pernah hilang, menjadikan Kota Tembagapura ini mendapat julukan Negeri di atas Awan.
Kota Kuala Kencana, kota di tengah hutan

Kota Kuala Kencana merupakan suatu kawasan Freeport yang terletak di Timika, Papua. Kota ini dibangun di tengah hutan oleh PT Freeport. Kota Kuala Kencana juga merupakan kota yang dibangun PT Freeport disamping Tembagapura. PT Freeport membangun 2 kota utama yaitu Tembagapura yang sering disebut highland dan kuala kencana yang disebut lowland.
Keunikan kota ini yaitu berada di tengah hutan. Kota ini dikelilingi hutan, dimana batas-batas jalan ataupun halaman-halaman rumah, pusat-pusat perbelanjaan dan kantor-kantor adalah pepohonan lebat. Kadang kita bisa melihat burung-burung khas Papua beterbangan di antara pepohonan di sekitar kota ini.
Walau dikelilingi hutan tropis, Kuala Kencana sudah seperti kota-kota di luar negeri. Sistem saluran air hingga listrik semuanya melalui bawah tanah. Model-model rumah yang ada di kompleks Kuala Kencana hampir menyerupai model rumah ala negara barat. Jalanannya sudah ditata sangat rapih dan apik bak di luar negeri. Di Kuala kencana juga tersedia lengkap area wisata keluarga seperti kolam renang, food court, golf dsb.
Kota Bunga, Cipanas, Kota wisata yang unik

Kota Bunga ini merupakan kota wisata yang terletak di dataran tinggi Puncak, Cipanas, Jawa Barat. Kota Bunga memang kawasan yang luas dan hijau, dengan bunga-bunga bermekaran di taman-tamannya. Kota ini dibangun di lahan seluas sekitar 125 hektar sejak sekitar tahun 1993. Kota Bunga Cipanas merupakan komplek Villa dengan berbagai tipe Villa dari belahan dunia. Hingga saat ini jumlah vila yang dibangun mencapai sekitar 2.500 rumah. Rumah-rumah di kota bunga memiliki bentuk yang unik karena arsitekturnya mengikuti bentuk rumah dari berbagai negara.
Keunikan dari kota bunga ini karena memiliki tempat wisata danau yang dibuat mirip dengan kawasan Venesia di Italia, yang dinamakan Little Venice. Replika sudut Kota Venesia di area wisata Kota Bunga ini mirip sekali dengan aslinya. Little Venice ini tidak hanya menampilkan sentuhan Eropa, tapi juga menampilkan sentuhan budaya Asia dengan adanya bangunan mirip Gerbang Kemakmuran yang terdapat di China dan Patung Merlion yang terdapat di Singapura. Selain Little Venice, Kota Bunga Cipanas juga menyediakan arena permainan untuk anak-anak, yaitu Arena Fantasi dan penyewaan kuda tunggang.
Di akhir pekan atau libur sekolah, vila-vila yang ada penuh dihuni tidak saja oleh pemilik vila, tetapi juga pendatang yang sengaja menyewa vila. Untuk masuk ke kawasan vila ini gratis. Tiket baru dikenakan kepada pengunjung yang akan menggunakan fasilitas wisata. Kota dengan udara yang sejuk ini bisa jadi tempat liburan yang sangat menarik.
Kota Pontianak, Kota di garis tengah bumi

Kota Pontianak adalah Ibukota Kalimantan Barat. Kota ini terletak di lintasan garis khatulistiwa sehingga dikenal sebagai Kota Khatulistiwa atau kota Equator. Kota ini terletak di lintasan garis khatulistiwa, tepatnya antara 0°02’24” LU - 0°01’37” LS dan 109°16’25” BT - 109°23’04” BT.
Keunikan kota Pontianak yaitu menjadi satu-satunya kota di dunia yang dilintasi persis oleh garis khatulistiwa. Titik nol derajat atau kulminasi matahari yang ada di Pontianak merupakan salah satu keistimewaan kota ini dibandingkan negara-negara lain yang dilalui garis Khatulistiwa. Pasalnya, titik kulminasi di Pontianak tepat berada di tengah-tengah kota. Di Kota ini pun didirikan tugu khatulistiwa. Jadi kalau kita ada di tengah kota ini kita berada tepat di garis khatulistiwa yang memisahkan belahan Bumi utara dan belahan Bumi selatan.
Di kota ini kita akan mengalami fenomena unik karena pada waktu tertentu kita tidak bisa melihat bayangan sendiri dan itu hanya terjadi dua kali dalam setahun. Setiap tanggal 21 -23 Maret dan 21-23 September setiap tahun diperingati hari kulminasi matahari di tempat ini, yakni matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa sehingga bayangan benda di tempat ini hilang. Setiap tanggal 21 Maret dan 23 September, bayangan tubuh akan menghilang bila tepat berdiri di titik kulminasinya karena saat itu Matahari tepat berada di titik tersebut.
Itulah 7 kota terunik yang ada di Indonesia. Sebenarnya setiap kota di Indonesia memiliki keunikan masing-masing. Masih ada kota unik lainnya yang tidak ditulis dalam tulisan ini.(Indotop)
Wednesday, July 31, 2013
Mesjid di Indonesia yang mirip bangunan Islam terkenal di dunia
Sekarang masih di bulan Ramadhan, kali ini Indonesiatop.blogspot.com akan kembali menulis mengenai mesjid-mesjid di Indonesia.
Indonesia memiliki banyak mesjid yang indah dan megah diantaranya memiliki arsitektur yang mirip dengan bangunan Islam terkenal di dunia.
Berikut mesjid di Indonesia yang mirip bangunan Islam terkenal di dunia:
Masjid Al Irsyad dengan Kakbah

Masjid Al Irsyad, Bandung terinspirasi oleh Kabah di Masjidil Haram, Mekkah. Sebenarnya dianggap mirip Kabah karena berbentuk kubus tapi secara keseluruhan arsitektur Masjid Al Irsyad tidak sama dengan bangunan kabah.
Masjid Raya Al-Azhom dengan Mesjid Biru Turki

Mesjid Raya Al-Azhom di Tangerang ini sekilas mirip dengan Mesjid Sultan Ahmed (Blue Mosque) di Turki. Masjid Raya Al-Azhom dikenal dengan kubahnya yang berukuran besar dengan desain kubah bertumpuk.
Masjid Agung Jawa Tengah dengan Mesjid Nabawi

Masjid Agung Jawa Tengah kalau bangunannya tidaklah mirip dengan mesjid Nabawi. Namun Mesjid Agung Jawa tengah ini pada bagian plasa masjid nya terdapat enam payung raksasa yang dapat dibuka dan ditutup otomatis mirip dengan yang ada pada pelataran masjid Nabawi di Madinah.
Masjid Muhammad Cheng Ho dengan Masjid Niu Jie

Masjid Muhammad Cheng Ho terletak di Surabaya. Arsitektur Masjid Cheng Ho diilhami Masjid Niu Jie (Ox Street) di Beijing. Mesjid ini diberi nama Cheng Ho karena merupakan bentuk penghormatan pada Cheng Ho, Laksamana asal Cina yang beragama Islam.
Masjid Agung An Nur dengan Taj Mahal

Masjid Agung An Nur yang terletak di Pekanbaru ini disebut sebagai Taj Mahalnya propinsi Riau. Sekilas mesjid ini memang mirip Taj Mahal apalagi mesjid ini memiliki kolam yang mirip dengan Taj Mahal. Bentuk menara masjidnya pun hampir mirip. Berbeda dengan Taj Mahal yang sebenarnya bukan mesjid, Masjid Agung An Nur merupakan mesjid sebagai tempat ibadah umat Islam.
Indonesia memiliki banyak mesjid yang indah dan megah diantaranya memiliki arsitektur yang mirip dengan bangunan Islam terkenal di dunia.
Berikut mesjid di Indonesia yang mirip bangunan Islam terkenal di dunia:
Masjid Al Irsyad dengan Kakbah

Masjid Al Irsyad, Bandung terinspirasi oleh Kabah di Masjidil Haram, Mekkah. Sebenarnya dianggap mirip Kabah karena berbentuk kubus tapi secara keseluruhan arsitektur Masjid Al Irsyad tidak sama dengan bangunan kabah.
Masjid Raya Al-Azhom dengan Mesjid Biru Turki

Mesjid Raya Al-Azhom di Tangerang ini sekilas mirip dengan Mesjid Sultan Ahmed (Blue Mosque) di Turki. Masjid Raya Al-Azhom dikenal dengan kubahnya yang berukuran besar dengan desain kubah bertumpuk.
Masjid Agung Jawa Tengah dengan Mesjid Nabawi

Masjid Agung Jawa Tengah kalau bangunannya tidaklah mirip dengan mesjid Nabawi. Namun Mesjid Agung Jawa tengah ini pada bagian plasa masjid nya terdapat enam payung raksasa yang dapat dibuka dan ditutup otomatis mirip dengan yang ada pada pelataran masjid Nabawi di Madinah.
Masjid Muhammad Cheng Ho dengan Masjid Niu Jie

Masjid Muhammad Cheng Ho terletak di Surabaya. Arsitektur Masjid Cheng Ho diilhami Masjid Niu Jie (Ox Street) di Beijing. Mesjid ini diberi nama Cheng Ho karena merupakan bentuk penghormatan pada Cheng Ho, Laksamana asal Cina yang beragama Islam.
Masjid Agung An Nur dengan Taj Mahal

Masjid Agung An Nur yang terletak di Pekanbaru ini disebut sebagai Taj Mahalnya propinsi Riau. Sekilas mesjid ini memang mirip Taj Mahal apalagi mesjid ini memiliki kolam yang mirip dengan Taj Mahal. Bentuk menara masjidnya pun hampir mirip. Berbeda dengan Taj Mahal yang sebenarnya bukan mesjid, Masjid Agung An Nur merupakan mesjid sebagai tempat ibadah umat Islam.
Thursday, August 2, 2012
Mesjid-mesjid ajaib yang ada di Indonesia
Pada bulan Ramadhan ini Indonesiatop.blogspot.com akan menulis tentang mesjid-mesjid yang memiliki arsitektur lain dari biasanya. Indonesia memiliki banyak mesjid yang unik dan beberapa memiliki arsitektur yang bisa dibilang ajaib.
Berikut mesjid-mesjid dengan arsitektur ajaib di Indonesia
Masjid Apung Al-Munawarah Ternate
Masjid Raya Al-Munawarah Ternate terletak di Ternate Maluku Utara. Mesjid ini jika dipandang dari arah laut ke daratan terlihat seperti terapung di atas lautan sehingga mesjid ini juga disebut dengan Masjid Apung. Sebenarnya masjid ini tidak benar-benar terapung. Masjid ini memiliki empat menara dimana dua diantara menara tersebut dibangun di atas air. Kedua menara tersebut disangga oleh fondasi yang tertanam ke dasar laut. Mesjid ini sangat indah dipandang mata.
Masjid bentuk kubus, Masjid Al Irsyad
Mesjid Al Irsyad terletak di kota Mandiri Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung. Mesjid ini begitu tampak luar biasa. Masjid yang dirancang oleh Ridwan Kamil ini didesain mirip Ka’bah. Dinding masjid ini detailnya dibentuk tulisan kaligrafi dengan kalimat As-Syahadah. Mesjid ini terlihat ajaib terutama jika malam datang, cahaya terang memancar dari dalam masjid dan membuat tulisan kalimat As-Syahadah itu jelas terlihat dengan indahnya. Uniknya lagi, tempat di bagian depan, tempat imam memimpin shalat (mihrab) tidak ada dinding, namun pemandangan lepas ke luar sehingga cahaya matahari bisa masuk.
Masjid Tiban Turen
Masjid Tiban Turen merupakan mesjid yang terdapat di Pondok Pesantren Salafiyah, Bihaaru Bahri 'Asali Fadlaailir Rahmah di Malang, Jawa Timur. Kyai Ahmad merupakan perintis Pondok Pesantren sejak 1963 sekaligus arsitek dari bangunan megah ini. Hampir seluruh bagian masjid penuh dengan ukiran dan kaligrafi cantik. Masyarakat sekitar ada yang bilang bahwa ini memang masjid ajaib karena itu disebut dengan sebutan "masjid tiban" alias masjid yang "tiba-tiba ada". Masjid ini sebenarnya merupakan bagian kompleks pondok pesantren yang dibangun oleh santri dan jamaah. Arsitektur mesjid ini begitu mengagumkan mirip seperti bangunan kerajaan di negeri dongeng.
Mesjid dalam Perut Bumi, Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi
Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi terletak di Tuban, Jawa Timur. Awalnya, Masjid Aschabul Kahfi merupakan gua alami yang berbatu dan tandus tak terawat. Kemudian KH Shubhan memiliki ide kreatif untuk mengalihfungsikan gua tersebut sebagai tempat ibadah. Masjid ini hanya terlihat bagian gerbangnya saja dari luar, bangunan lainnya berada di dalam perut bumi layaknya sebuah gua.
Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri
Masjid Dian Al Mahri terletak di Depok, Jawa Barat. Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh pasangan Hj. Dian Juriah M. Alrasjid dan Drs. H. Maimun Alrasjid, dengan arsitek Uke G. Setiawan. Mesjid ini mempunyai kubah yang luar biasa karena berlapis emas 24 karat setebal 1 - 2 milimeter. Di dalam mesjid langit-langit kubah berganti warna di tiap waktu shalat yang diatur oleh teknologi yang diprogram dengan menggunakan komputer. Mesjid Kubah emas ini sangat indah dan membuat kagum bagi siapa saja yang melihatnya.
Berikut mesjid-mesjid dengan arsitektur ajaib di Indonesia
Masjid Apung Al-Munawarah Ternate
Masjid Raya Al-Munawarah Ternate terletak di Ternate Maluku Utara. Mesjid ini jika dipandang dari arah laut ke daratan terlihat seperti terapung di atas lautan sehingga mesjid ini juga disebut dengan Masjid Apung. Sebenarnya masjid ini tidak benar-benar terapung. Masjid ini memiliki empat menara dimana dua diantara menara tersebut dibangun di atas air. Kedua menara tersebut disangga oleh fondasi yang tertanam ke dasar laut. Mesjid ini sangat indah dipandang mata.Masjid bentuk kubus, Masjid Al Irsyad
Mesjid Al Irsyad terletak di kota Mandiri Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Bandung. Mesjid ini begitu tampak luar biasa. Masjid yang dirancang oleh Ridwan Kamil ini didesain mirip Ka’bah. Dinding masjid ini detailnya dibentuk tulisan kaligrafi dengan kalimat As-Syahadah. Mesjid ini terlihat ajaib terutama jika malam datang, cahaya terang memancar dari dalam masjid dan membuat tulisan kalimat As-Syahadah itu jelas terlihat dengan indahnya. Uniknya lagi, tempat di bagian depan, tempat imam memimpin shalat (mihrab) tidak ada dinding, namun pemandangan lepas ke luar sehingga cahaya matahari bisa masuk.Masjid Tiban Turen
Masjid Tiban Turen merupakan mesjid yang terdapat di Pondok Pesantren Salafiyah, Bihaaru Bahri 'Asali Fadlaailir Rahmah di Malang, Jawa Timur. Kyai Ahmad merupakan perintis Pondok Pesantren sejak 1963 sekaligus arsitek dari bangunan megah ini. Hampir seluruh bagian masjid penuh dengan ukiran dan kaligrafi cantik. Masyarakat sekitar ada yang bilang bahwa ini memang masjid ajaib karena itu disebut dengan sebutan "masjid tiban" alias masjid yang "tiba-tiba ada". Masjid ini sebenarnya merupakan bagian kompleks pondok pesantren yang dibangun oleh santri dan jamaah. Arsitektur mesjid ini begitu mengagumkan mirip seperti bangunan kerajaan di negeri dongeng.
Mesjid dalam Perut Bumi, Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi
Masjid Aschabul Kahfi Perut Bumi Al Maghribi terletak di Tuban, Jawa Timur. Awalnya, Masjid Aschabul Kahfi merupakan gua alami yang berbatu dan tandus tak terawat. Kemudian KH Shubhan memiliki ide kreatif untuk mengalihfungsikan gua tersebut sebagai tempat ibadah. Masjid ini hanya terlihat bagian gerbangnya saja dari luar, bangunan lainnya berada di dalam perut bumi layaknya sebuah gua.Masjid Kubah Emas Dian Al Mahri
Masjid Dian Al Mahri terletak di Depok, Jawa Barat. Pembangunan masjid ini diprakarsai oleh pasangan Hj. Dian Juriah M. Alrasjid dan Drs. H. Maimun Alrasjid, dengan arsitek Uke G. Setiawan. Mesjid ini mempunyai kubah yang luar biasa karena berlapis emas 24 karat setebal 1 - 2 milimeter. Di dalam mesjid langit-langit kubah berganti warna di tiap waktu shalat yang diatur oleh teknologi yang diprogram dengan menggunakan komputer. Mesjid Kubah emas ini sangat indah dan membuat kagum bagi siapa saja yang melihatnya.
Sunday, August 21, 2011
Bangunan-bangunan unik masa kerajaan Islam di Indonesia
Pada bulan Ramadhan kali ini, Indonesiatop.blogspot.com ingin mengajak pembaca untuk mengenal bangunan-bangunan unik yang telah dibangun pada masa kerajaan Islam di Indonesia. Kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia tidak hanya meninggalkan bangunan berupa mesjid saja namun juga bangunan-bangunan lainnya yang memiliki nilai sejarah yang tinggi. Kami akan menulis beberapa bangunan unik yang dibangun pada masa kerajaan Islam di Indonesia. Diantaranya yaitu:
Benteng Keraton Wolio

Benteng Keraton Wolio dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Buton ketiga, La Sangaji, pada abad ke-15. Kompleks benteng ini cukup unik seperti membentuk huruf dal. Ini adalah huruf ke delapan pada alfabet bahasa Arab atau huruf terakhir nama Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam. Benteng berbentuk huruf 'dal' dalam aksara Arab ini, disusun dari batu kapur dan pasir. Luasnya mencapai 22,8 hektar dengan panjang keliling tembok 2.740 meter. Adapun tingginya berkisar antara 1 meter hingga 8 meter dengan ketebalan tembok 0,5 meter - 2 meter. Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar itu, didaulat sebagai benteng terluas di nusantara versi Museum Rekor Indonesia (Muri) tahun 2008. Benteng Keraton Wolio berlokasi di atas tebing Kota Bau-Bau, Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Gua Sunyaragi

Gua Sunyaragi juga dikenal sebagai Taman Air Sunyaragi, atau sering disebut Tamansari Sunyaragi. Tamansari Sunyaragi dibangun pada 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen. Gua ini memiliki keunikan pada bangunannya. Arsitektur gua berbentuk gunung-gunungan, seperti rumah semut. Gua juga dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Tujuan utama didirikannya gua tersebut adalah sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya. Gua Sunyaragi Cirebon terletak di Jl. Brigjen Darsono, Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Gunongan

Gunongan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda yang memerintah tahun 1607-1636. Sultan Iskandar Muda membangun sebuah gunung kecil yang disebut Gunongan untuk membahagiakan sang permaisuri. Gunongan dianggap sebagai miniatur bukit yang mengelilingi istana Putri Phang di Pahang. Gunongan memiliki bangunan yang tidak besar. Bangunan ini berbentuk unik seperti bunga dan bertingkat tiga dengan tingkat utamanya sebuah mahkota tiang yang berdiri tegak. Gunongan berdiri dengan tinggi 9,5 meter. Gunongan terletak di Jl. Teuku Umar, Banda Aceh.
Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu dibangun oleh Raja Gowa ke IX Daeng Matanre tumaparisi Kallonna pada abad ke XVI (1550 1650). Keunikan Bangunan ini dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen. Benteng kokoh ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng dipagari dengan dinding yang cukup tebal. Benteng ini terletak di Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Taman Sari

Taman Sari ini dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atau Pangeran Mangkubumi pada tahun 1683 menurut penanggalan tahun Jawa atau tahun 1757 Masehi. Pada masanya, fungsi dari istana air ini tak hanya sebagai sarana rekreasi para Sultan Yogyakarta beserta keluarganya, namun juga sebagai tempat menyepi, merenung atau beribadah. Bahkan, juga sebagai benteng pertahanan. Taman Sari lokasinya hanya sekitar 0,5 km sebelah selatan Kraton Jogjakarta.
Danau Tasik Ardi

Danau Tasikardi dibuat pada masa pemerintahan Panembahan Sultan Maulana Yusuf (1570-1580 M), putra Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Kerajaan Banten. Tasik berarti danau dan Ardi berati buatan. Danau yang dikenal dengan Situ Tasikardi berfungsi menampung air dari Sungai Cibanten untuk mengairi areal persawahan dan memenuhi pasokan air bagi keluarga keraton dan masyarakat sekitarnya. Keunikannya sebelum air digunakan, terlebih dulu diendapkan di pengindelan abang (penyaringan merah), pengindelan putih (penyaringan putih), dan pengindelan emas (penyaringan emas). Ini merupakan teknologi penyaringan yang cukup modern. Di tengah Danau Tasikardi terdapat sebuah pulau kecil seluas 44 x 44 meter persegi dimana di dalamnya terdapat sebuah rumah kecil. Situs Danau Tasikardi terletak di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.
Benteng Liya Togo

Konstruksi benteng yang tersusun atas batu-batu tanpa menggunakan perekat semen, merupakan keunikan tersendiri dari benteng peninggalan Kesultanan Buton ini. Benteng Liya Togo yang tersusun dari batu-batu itu dibangun di atas lahan seluas 30 hektare lebih. Benteng Liya Togo terletak di Desa Liya Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Benteng Keraton Wolio

Benteng Keraton Wolio dibangun sejak masa pemerintahan Sultan Buton ketiga, La Sangaji, pada abad ke-15. Kompleks benteng ini cukup unik seperti membentuk huruf dal. Ini adalah huruf ke delapan pada alfabet bahasa Arab atau huruf terakhir nama Nabi Muhammad Salallahu 'Alaihi Wassalam. Benteng berbentuk huruf 'dal' dalam aksara Arab ini, disusun dari batu kapur dan pasir. Luasnya mencapai 22,8 hektar dengan panjang keliling tembok 2.740 meter. Adapun tingginya berkisar antara 1 meter hingga 8 meter dengan ketebalan tembok 0,5 meter - 2 meter. Benteng yang dibangun di atas bukit seluas kurang lebih 20,7 hektar itu, didaulat sebagai benteng terluas di nusantara versi Museum Rekor Indonesia (Muri) tahun 2008. Benteng Keraton Wolio berlokasi di atas tebing Kota Bau-Bau, Pulau Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Gua Sunyaragi

Gua Sunyaragi juga dikenal sebagai Taman Air Sunyaragi, atau sering disebut Tamansari Sunyaragi. Tamansari Sunyaragi dibangun pada 1703 Masehi oleh Pangeran Kararangen. Gua ini memiliki keunikan pada bangunannya. Arsitektur gua berbentuk gunung-gunungan, seperti rumah semut. Gua juga dilengkapi terowongan penghubung bawah tanah dan saluran air. Tujuan utama didirikannya gua tersebut adalah sebagai tempat beristirahat dan meditasi para Sultan Cirebon dan keluarganya. Gua Sunyaragi Cirebon terletak di Jl. Brigjen Darsono, Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat.
Gunongan

Gunongan dibangun pada masa pemerintahan Sultan Iskandar Muda yang memerintah tahun 1607-1636. Sultan Iskandar Muda membangun sebuah gunung kecil yang disebut Gunongan untuk membahagiakan sang permaisuri. Gunongan dianggap sebagai miniatur bukit yang mengelilingi istana Putri Phang di Pahang. Gunongan memiliki bangunan yang tidak besar. Bangunan ini berbentuk unik seperti bunga dan bertingkat tiga dengan tingkat utamanya sebuah mahkota tiang yang berdiri tegak. Gunongan berdiri dengan tinggi 9,5 meter. Gunongan terletak di Jl. Teuku Umar, Banda Aceh.
Benteng Somba Opu

Benteng Somba Opu dibangun oleh Raja Gowa ke IX Daeng Matanre tumaparisi Kallonna pada abad ke XVI (1550 1650). Keunikan Bangunan ini dibangun dari tanah liat dan putih telur sebagai pengganti semen. Benteng kokoh ini berbentuk segi empat, dengan panjang sekitar 2 kilometer, tinggi 7-8 meter, dan luasnya sekitar 1.500 hektar. Seluruh bangunan benteng dipagari dengan dinding yang cukup tebal. Benteng ini terletak di Jalan Daeng Tata, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan.
Taman Sari

Taman Sari ini dibangun oleh Sultan Hamengku Buwono I atau Pangeran Mangkubumi pada tahun 1683 menurut penanggalan tahun Jawa atau tahun 1757 Masehi. Pada masanya, fungsi dari istana air ini tak hanya sebagai sarana rekreasi para Sultan Yogyakarta beserta keluarganya, namun juga sebagai tempat menyepi, merenung atau beribadah. Bahkan, juga sebagai benteng pertahanan. Taman Sari lokasinya hanya sekitar 0,5 km sebelah selatan Kraton Jogjakarta.
Danau Tasik Ardi

Danau Tasikardi dibuat pada masa pemerintahan Panembahan Sultan Maulana Yusuf (1570-1580 M), putra Sultan Maulana Hasanuddin, sultan pertama Kerajaan Banten. Tasik berarti danau dan Ardi berati buatan. Danau yang dikenal dengan Situ Tasikardi berfungsi menampung air dari Sungai Cibanten untuk mengairi areal persawahan dan memenuhi pasokan air bagi keluarga keraton dan masyarakat sekitarnya. Keunikannya sebelum air digunakan, terlebih dulu diendapkan di pengindelan abang (penyaringan merah), pengindelan putih (penyaringan putih), dan pengindelan emas (penyaringan emas). Ini merupakan teknologi penyaringan yang cukup modern. Di tengah Danau Tasikardi terdapat sebuah pulau kecil seluas 44 x 44 meter persegi dimana di dalamnya terdapat sebuah rumah kecil. Situs Danau Tasikardi terletak di Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Banten.
Benteng Liya Togo
Konstruksi benteng yang tersusun atas batu-batu tanpa menggunakan perekat semen, merupakan keunikan tersendiri dari benteng peninggalan Kesultanan Buton ini. Benteng Liya Togo yang tersusun dari batu-batu itu dibangun di atas lahan seluas 30 hektare lebih. Benteng Liya Togo terletak di Desa Liya Raya, Kecamatan Wangi-wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Saturday, April 23, 2011
Museum-Museum Indonesia yang memiliki desain arsitektur yang unik
Kamu pernah ke museum?... Berkunjung ke museum kita bisa melihat hal-hal yang menarik bahkan arsitektur museum bisa sama menariknya dengan isi museum itu sendiri. Dengan desain arsitektur yang unik, museum jadi tidak membosankan dan bisa menarik banyak pengunjung setiap hari. Kali ini Indonesiatop.blogspot.com mengumpulkan beberapa museum dengan desain arsitektur yang unik di Indonesia
Berikut ini adalah beberapa museum yang memiliki desain bangunan yang tidak biasa di Indonesia.
Museum Tsunami, Aceh

Museum tsunami terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Museum Tsunami Aceh didirikan untuk mengenang kembali peristiwa tsunami yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2008. Museum Tsunami Aceh menampilkan simulasi elektronik gempa bumi Samudra Hindia 2004, foto-foto korban dan kisah dari korban selamat. Bangunan museum terlihat sangat artistik dan unik. Bentuk bangunan ini terkesan megah dengan tampak luar seperti kapal besar penyelamatan. Pada atap bangunan yang cukup tinggi dibuat sebagai taman dengan konsep escape hill yang dapat berfungsi sebagai tempat evakuasi dan menyelamatkan diri bila tsunami kembali datang. Bila dilihat dari angkasa, bangunan museum ini berbentuk angka enam dan sembilan yang saling mengikat.
Museum Renon, Bali

Museum Renon atau bisa disebut Museum Perjuangan Rakyat Bali ini berisikan diorama dan foto-foto perkembangan sejarah Bali mulai dari jaman kerajaan, penjajahan Belanda, sampai pada masa kemerdekaan. Museum terletak di Lapangan Renon Denpasar ini berarsitektur unik, terbuat dari batu dan terdapat sebuah menara yang menjulang di tengah-tengahnya. Menara itu merupakan monumen perjuangan rakyat Bali. Arsitektur monumen ini sangat unik, mengambil bentuk Bajra atau Genta, peralatan yang digunakan oleh Pandita Hindu selama upacara keagamaan.
Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta

Museum Purna Bhakti Pertiwi ini didirikan untuk mengenang sejarah hidup Suharto. Museum ini berisi penghargaan-penghargaan berbagai macam cenderamata dari para petinggi negara, politisi, dan kalangan pebisnis, yang diterima Presiden Suharto ketika masih menjabat sebagai Presiden RI. Bangunan museum ini sangat unik karena menyerupai bentuk nasi tumpeng. Ada kerucut utama di bagian tengah dengan kerucut yang lebih kecil mengelilinginya. Bentuk bangunannya yang unik serupa tumpeng mencerminkan falsafah orang Jawa saat melaksanakan syukuran atas pemberian Tuhan.
Museum Affandi, Yogyakarta

Museum ini terletak di Yogyakarta. Museum ini mengoleksi lukisan karya Almarhum Affandi yang merupakan salah satu pelukis Yogyakarta yang telah mendunia. Museum yang terletak di Yogjyakarta ini memiliki area seluas 3500 are yang terdiri dari museum itu sendiri dan bangunan yang dulunya merupakan rumah Affandi. Arsitektur museum ini sangat unik tidak seperti museum biasanya. Museum ini memiliki atap yang berbentuk daun pisang. Bangunan museum didominasi dengan bahan kayu dipadukan dengan bahan beton, bambu, besi, dan perangkat rumah model baru, sehingga menunjukkan kesan modern dan unik.
Museum Komodo, Jakarta

Museum Komodo terletak di TMII Jakarta. Museum Fauna Indonesia “Komodo” berisi pesona satwa langka dalam bentuk awetan seperti jenis-jenis binatang mamalia, reptilia lengkap dsb. Disekitar gedung museum juga terdapat koleksi reptilia hidup. Arsitektur bangunan sangat unik seperti bentuk hewan komodo raksasa.
Museum Puspa Iptek, Bandung

Puspa Iptek, alias Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Bangunan museum ini sangat unik karena berfungsi juga sebagai Jam matahari atau 'sun dial' raksasa, yang jarumnya punya panjang 30 meter. Di bawah atap miring sundial terdapat museum atau atau pusat peragaan alat-alat iptek berupa alat peraga yang berkaitan dengan ilmu fisika dan kimia, baik optik maupun mekanik. Gedung Puspa Iptek yang memiliki luas 700 M2 ini dinyatakan MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai jam matahari pertama sekaligus terbesar di Indonesia.
Museum Sepuluh November, Surabaya

Museum Sepuluh November didirikan untuk mendukung keberadaan Tugu Pahlawan di Surabaya. Di museum ini terdapat rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan semangat perjuangan dan di museum ini juga terdapat beberapa diorama yang menggambarkan aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo. Aristektur Museum 10 November terbilang unik, dari tampak luar bangunan utama berbentuk limas laksana piramid. Pada bagian tengah piramida ini terdapat patung yang menggambarkan tiga pemuda dengan senjata bambu runcing berjuang melawan penjajah.
Museum PP IPTEK, Jakarta

Museum Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan TEKnologi (PP IPTEK) terletak di kompleks Taman Mini Indonesia. Museum ini dilengkapi dengan demo sains dan juga para pengunjung bisa melakukan berbagai eksperimen sains menakjubkan di museum ini. Filosofi konsep desain bangunannya futuristic, menjelajah tanpa batas, dengan luas bangunan 24.000 m2 dan luas area 42.300 m2.
Museum Karst Dunia, Wonogiri

Museum KARST DUNIA terletak di tengah pegunungan Sewu, Wonogiri Jawa Tengah. Kawasan karst di Wonogiri dinilai memilik keistimewaan tersendiri. Yakni karstnya ada di permukaan dan ada yang di dalam. Sehingga kawasan Karst ini layak untuk dilengkapi dengan museum. Museum yang dibangun di Pracimantoro Wonogiri ini menggambarkan khasanah karst dengan keunikan goa-goa di Pracimantoro. Di dalam bangunan museum ini tersimpan banyak koleksi atau benda dan informasi yang berhubungan dengan karst. Bentuk Bangunan Museum Karst Pracimantoro ini unik seperti berbentuk piramida.
Museum Listrik dan Energi Baru, Jakarta

Museum Listrik dan Energi Baru (Museum LEB) terletak di TMII, Jakarta. Di Museum Listrik & Energi Baru, terdapat peragaan tentang para ahli yang menemukan listrik di dunia. Rancang-bangunnya mengacu pada konsep arsitektur berbentuk tapak “Struktur Atom”, yaitu satu proton dikelilingi tiga elektron, diaplikasikan dalam bentuk Anjungan Listrik yang dikelilingi tiga bangunan lain, yakni Anjungan Energi Baru, Anjungan Energi Fosil, dan Anjungan Energi Konvesional.
Masih banyak museum di Indonesia yang unik dan menarik dan layak untuk dikunjungi selain dari yang dituliskan disini. Dengan berkunjung ke museum semoga bisa menambah pengetahuan kita.
Berikut ini adalah beberapa museum yang memiliki desain bangunan yang tidak biasa di Indonesia.
Museum Tsunami, Aceh

Museum tsunami terletak di Jl. Sultan Iskandar Muda Banda Aceh. Museum Tsunami Aceh didirikan untuk mengenang kembali peristiwa tsunami yang menimpa Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2008. Museum Tsunami Aceh menampilkan simulasi elektronik gempa bumi Samudra Hindia 2004, foto-foto korban dan kisah dari korban selamat. Bangunan museum terlihat sangat artistik dan unik. Bentuk bangunan ini terkesan megah dengan tampak luar seperti kapal besar penyelamatan. Pada atap bangunan yang cukup tinggi dibuat sebagai taman dengan konsep escape hill yang dapat berfungsi sebagai tempat evakuasi dan menyelamatkan diri bila tsunami kembali datang. Bila dilihat dari angkasa, bangunan museum ini berbentuk angka enam dan sembilan yang saling mengikat.
Museum Renon, Bali

Museum Renon atau bisa disebut Museum Perjuangan Rakyat Bali ini berisikan diorama dan foto-foto perkembangan sejarah Bali mulai dari jaman kerajaan, penjajahan Belanda, sampai pada masa kemerdekaan. Museum terletak di Lapangan Renon Denpasar ini berarsitektur unik, terbuat dari batu dan terdapat sebuah menara yang menjulang di tengah-tengahnya. Menara itu merupakan monumen perjuangan rakyat Bali. Arsitektur monumen ini sangat unik, mengambil bentuk Bajra atau Genta, peralatan yang digunakan oleh Pandita Hindu selama upacara keagamaan.
Museum Purna Bhakti Pertiwi, Jakarta

Museum Purna Bhakti Pertiwi ini didirikan untuk mengenang sejarah hidup Suharto. Museum ini berisi penghargaan-penghargaan berbagai macam cenderamata dari para petinggi negara, politisi, dan kalangan pebisnis, yang diterima Presiden Suharto ketika masih menjabat sebagai Presiden RI. Bangunan museum ini sangat unik karena menyerupai bentuk nasi tumpeng. Ada kerucut utama di bagian tengah dengan kerucut yang lebih kecil mengelilinginya. Bentuk bangunannya yang unik serupa tumpeng mencerminkan falsafah orang Jawa saat melaksanakan syukuran atas pemberian Tuhan.
Museum Affandi, Yogyakarta

Museum ini terletak di Yogyakarta. Museum ini mengoleksi lukisan karya Almarhum Affandi yang merupakan salah satu pelukis Yogyakarta yang telah mendunia. Museum yang terletak di Yogjyakarta ini memiliki area seluas 3500 are yang terdiri dari museum itu sendiri dan bangunan yang dulunya merupakan rumah Affandi. Arsitektur museum ini sangat unik tidak seperti museum biasanya. Museum ini memiliki atap yang berbentuk daun pisang. Bangunan museum didominasi dengan bahan kayu dipadukan dengan bahan beton, bambu, besi, dan perangkat rumah model baru, sehingga menunjukkan kesan modern dan unik.
Museum Komodo, Jakarta

Museum Komodo terletak di TMII Jakarta. Museum Fauna Indonesia “Komodo” berisi pesona satwa langka dalam bentuk awetan seperti jenis-jenis binatang mamalia, reptilia lengkap dsb. Disekitar gedung museum juga terdapat koleksi reptilia hidup. Arsitektur bangunan sangat unik seperti bentuk hewan komodo raksasa.
Museum Puspa Iptek, Bandung

Puspa Iptek, alias Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terletak di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Bangunan museum ini sangat unik karena berfungsi juga sebagai Jam matahari atau 'sun dial' raksasa, yang jarumnya punya panjang 30 meter. Di bawah atap miring sundial terdapat museum atau atau pusat peragaan alat-alat iptek berupa alat peraga yang berkaitan dengan ilmu fisika dan kimia, baik optik maupun mekanik. Gedung Puspa Iptek yang memiliki luas 700 M2 ini dinyatakan MURI (Museum Rekor Indonesia) sebagai jam matahari pertama sekaligus terbesar di Indonesia.
Museum Sepuluh November, Surabaya

Museum Sepuluh November didirikan untuk mendukung keberadaan Tugu Pahlawan di Surabaya. Di museum ini terdapat rekaman asli pidato Bung Tomo yang berapi-api membangkitkan semangat perjuangan dan di museum ini juga terdapat beberapa diorama yang menggambarkan aksi kepahlawanan arek-arek Suroboyo. Aristektur Museum 10 November terbilang unik, dari tampak luar bangunan utama berbentuk limas laksana piramid. Pada bagian tengah piramida ini terdapat patung yang menggambarkan tiga pemuda dengan senjata bambu runcing berjuang melawan penjajah.
Museum PP IPTEK, Jakarta

Museum Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan TEKnologi (PP IPTEK) terletak di kompleks Taman Mini Indonesia. Museum ini dilengkapi dengan demo sains dan juga para pengunjung bisa melakukan berbagai eksperimen sains menakjubkan di museum ini. Filosofi konsep desain bangunannya futuristic, menjelajah tanpa batas, dengan luas bangunan 24.000 m2 dan luas area 42.300 m2.
Museum Karst Dunia, Wonogiri

Museum KARST DUNIA terletak di tengah pegunungan Sewu, Wonogiri Jawa Tengah. Kawasan karst di Wonogiri dinilai memilik keistimewaan tersendiri. Yakni karstnya ada di permukaan dan ada yang di dalam. Sehingga kawasan Karst ini layak untuk dilengkapi dengan museum. Museum yang dibangun di Pracimantoro Wonogiri ini menggambarkan khasanah karst dengan keunikan goa-goa di Pracimantoro. Di dalam bangunan museum ini tersimpan banyak koleksi atau benda dan informasi yang berhubungan dengan karst. Bentuk Bangunan Museum Karst Pracimantoro ini unik seperti berbentuk piramida.
Museum Listrik dan Energi Baru, Jakarta

Museum Listrik dan Energi Baru (Museum LEB) terletak di TMII, Jakarta. Di Museum Listrik & Energi Baru, terdapat peragaan tentang para ahli yang menemukan listrik di dunia. Rancang-bangunnya mengacu pada konsep arsitektur berbentuk tapak “Struktur Atom”, yaitu satu proton dikelilingi tiga elektron, diaplikasikan dalam bentuk Anjungan Listrik yang dikelilingi tiga bangunan lain, yakni Anjungan Energi Baru, Anjungan Energi Fosil, dan Anjungan Energi Konvesional.
Masih banyak museum di Indonesia yang unik dan menarik dan layak untuk dikunjungi selain dari yang dituliskan disini. Dengan berkunjung ke museum semoga bisa menambah pengetahuan kita.
Subscribe to:
Posts (Atom)


















