Monday, May 20, 2013

Pantai Tanjung Kelayang - Pulau Belitung

Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Pulau Belitung memang terkenal dengan objek wisata pantainya yang indah dan eksotis, salah satunya pantai Tanjung Kelayang. Pantai ini berada di kecamatan sijuk yang berjarak 27 km dari Kota Tanjungpandan sekitar 20 menit perjalanan menggunakan kendaraan bermotor. Tanjung Kelayang memiliki pesisir sepanjang kurang lebih 1,5 Km dengan lebar pantai ± 7 m pada saat pasang tertinggi dan ± 10 m pada saat pasang terendah. Pantai ini memiliki luas sekitar 60 Hektar. Selain menikmati keindahan pantai yang mempesona, Anda juga bisa bermain kayak dan snorkeling di pantai ini. Tak hanya itu, di Pantai Tanjung Kelayang juga terdapat Kelayang Beach Cottage dan Kelayang Resto.
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Di pantai Tanjung Kelayang pernah di adakan event akbar di tahun 2011 yang lalu,yaitu Sail Wakatobi Belitong 2011.Waktu itu,setiap hari pantai tanjung kelayang belitung selalu di padati oleh wisatawan,baik lokal maupun luar. Pantai Tanjung Kelayang terkenal dengan pantai pasir putihnya yang landai membentang begitu indah. Di pantai ini juga kita bisa melihat pulau-pulau kecil dengan hiasan batu granit. Dengan nuansa pantai yang cukup menakjubkan, pastinya membuat wisatawan betah berlama-lama disana. Pasir Pantai yang putih dan dipadukan dengan jejeran batu granit dengan bentuk yang unik menjadi suatu kebanggaan dan ciri khas pantai ini. Ada salah satu batu granit yang menarik tampak dari pantai tanjung kelayang, yaitu batu yang berbentuk kodok, tapi ada juga orang yang mengatakan patung kepala burung garuda. Air laut nya pun cukup bersih,jernih dan ombak nya pun cukup tenang,sehingga sangat memungkinkan sekali bagi wisatawan untuk melakukan kegiatan renang atau sekedar bermain-main di tepi pantai.
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung
Pantai Tanjung Kelayang, Pulau Belitung

Monday, May 13, 2013

Ada suasana 4 musim di Indonesia

Indonesia merupakan negara beriklim tropis yang hanya memiliki 2 musim yaitu musim hujan dan musim kemarau. Namun di wilayah-wilayah tertentu di Indonesia kita bisa merasakan suasana seperti di negara 4 musim.

Musim Salju 


Salju biasa terjadi pada negeri beriklim subtropis dan sedang. Namun, ada juga daerah tropis yang bersalju, salah satunya di Grasberg, Papua. Hujan salju di Grasberg menjadi unik karena berada di Indonesia yang merupakan negara tropis. Puncak dari pegunungan Grasberg berada pada ketinggian 4.285 mdpl sehingga suhu di daerah itu bisa mencapai 2 derajat Celcius dan terkadang bisa turun salju.

Musim Panas Gurun



Sebagai negara dengan iklim tropik tentu tidak aneh bila kita dapat merasakan musim panas di Indonesia. Namun hal yang aneh bila di Indonesia bisa dirasakan musim panas seperti halnya di daerah gurun. Kita bisa merasakan suasana gurun atau padang pasir di kawasan Gumuk pasir Parangkusumo, Yogyakarta. Sama seperti gurun pasir di Timur Tengah dan Afrika, suhu di kawasan Gumuk pasir Parangkusumo berubah-ubah. Saat siang hari panas di tempat ini sangat terik, tapi malam hari udara akan berubah menjadi sangat dingin.

Musim Gugur


Banyak pohon dan tumbuhan menggugurkan daun secara perlahan saat musim gugur tiba yang biasa terjadi di negara 4 musim. Pada musim gugur, daun yang biasanya berwarna hijau berubah menjadi kuning dan merah kecoklatan sebelum rontok. Di Indonesia suasana pohon yang menggugurkan daunnya bisa ditemukan di hutan jati misalnya hutan jati di daerah Jawa Timur dan daerah lainnya. Pada saat puncak musim kemarau, pohon jati menggugurkan daunnya sehingga pohon terlihat jarang daunnya bahkan tampak tanpa daun, tinggal cabang dan ranting-ranting kering.

Musim Hujan


Musim hujan sudah tidak aneh terjadi di Indonesia tapi ada wilayah di Indonesia yang hampir selalu hujan. Kota Bogor yang termasuk ke dalam Provinsi Jawa Barat  ini adalah salah satu kota kabupaten yang memiliki kadar curah hujan yang tinggi. Kota ini terletak di ketinggian 190 sampai 330 meter dari permukaan laut. Udaranya relatif sejuk. Suhu rata-ratanya setiap bulan hanya 26 derajat Celcius. Kelembaban udaranya pun kurang lebih 70% saja. Kondisi inilah yang membuat curah hujan di Bogor sangat tinggi. Karena hal itu, kota Bogor disebut sebagai Kota Hujan. Kalau sedang musim hujan, kota ini benar-benar basah. Bisa-bisa seharian kota ini diguyur hujan tanpa henti.

Ternyata di negara Indonesia ini kita bisa juga merasakan salju, musim gugur dan suasana di gurun pasir. Memang suasananya tidak sangat mirip di negara 4 musim. Namun daerah-daerah unik ini bisa kita kunjungi untuk berwisata dan menikmati keadaan alamnya.

Thursday, May 2, 2013

Pantai Romodong, Keindahan yang Terlupakan

Pantai Romodong, Pulau Bangka
Diantara begitu banyak pantai eksotis di pulau bangka, salah satu yang sepertinya luput dari pandangan pemerintah adalah pantai Romodong. Lokasinya berada di daerah Belinyu, Bangka utara, sekitar 77 km dari Sungailiat. Panjang keseluruhan pantai mencapai 4 km. Lautnya landai, berpasir putih dan halus. Airnya bening bak kristal, Kejutan terasa saat mendekati jalan masuk ke pantai. Pasir putih menghampar di sepanjang pantai ini, riak ombak yang tenang membuat Pantai Romodong ini mempunyai daya tarik tersendiri. Mandi air laut di pantai ini sangat menyenangkan karena Anda tidak perlu khawatir akan gelombang ataupun palung. Pasir yang menghampar di pantai romodong begitu landai dan tidak menukik, sehingga sangat asyik jika untuk bermain-main dan mandi di pantai ini.
Pantai Romodong, Pulau Bangka
Gerbang untuk memasuki ke Pantai Romodong ini pun sangat unik, yaitu melewati celah antara 2 buah batu besar seperti pada gambar di samping. Orang biasa menyebutnya "Batu Belah Tangkup". Namun sayangnya pantai Romodong ini bagai keindahan yang terlupakan oleh pemerintah setempat, padahal ini sangat indah dan menarik jika bisa di kelola dengan baik. Padahal dari pantai ini kita bisa melihat sunset di sore hari jika cuaca mendukung. Di pantai ini pun sangat asyik untuk bersantai, rekreasi bersama keluarga, dan bagi penikmat panorama alam serta bagi yang hoby memancing.
Pantai Romodong, Pulau Bangka
Dulunya ada beberapa villa dan restoran di Pantai ini, namun sekarang tinggal puing-puing bangunannya yang tersisa. Tidak diketahui mengapa villa dan restoran ini tidak di jalankan lagi. Yang pasti ini merupakan bukti bahwa kurangnya tanggapan pemerintah terhadap potensi yang dimiliki oleh Pantai Romodong ini. Jika Anda penasaran dengan pantai yang satu ini, Anda bisa datang sendiri dan membuktikannya. Masih banyak lagi yang bisa Anda temukan di pantai yang satu ini. Sisi lain dari pantai ini juga sangat menarik, selain itu potensi ikan di daerah pantai ini juga cukup menjanjikan jika Anda ingin berkemah sambil mencari ikan sebagai lauk makan.

Saturday, April 20, 2013

Pantai Pulau Celagen - Bangka

Secara admistratif Pantai Pulau Celagen berada di Kecamatan Lepar Pongok, Kabupaten Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Indonesia, mungkin sebegaian besar dari anda masih asing dengan pantai eksotis yang satu ini. Nuansa alam yang masih belum tersentuh dengan air lautnya yang berwarna biru jernih dan hamparan pasir putihnya menjadikan Pantai pulau celagen begitu eksotisme tersendiri dimata para pengunjung yang melepas kepenatan disana. Di Pantai Pulau Celagen sendiri dipenuhi pohon kelapa yang cukup rimbun.
Pantai Pulau Celagen, bangka, belitung, babel
Sama dengan pantai Batu Tambun di pulau pongok yang mempunyai batu-batu karang yang besar-besar tersebar di pantai Pulau Celangen juga mempunyai batu-batu karang tetapi batu-batu karangnya tidak sebanyak dan sebesar di Pantai tersebut. Pantai Pulau celagen sendiri hanya berjarak sekitar setengah kilometer dai Pulau pongok. Semoga saja ke depannya pemerintah setempat mau turun tangan untuk memanfaatkan potensi salah satu kepingan dari keindahan Propinsi Kepulauan Bangka belitung yang satu ini.

Wednesday, April 17, 2013

Pulau-pulau kecil yang unik dan ajaib milik Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pulau besar maupun kecil. Kali ini kami akan membahas pulau-pulau kecil Indonesia. Pulau-pulau kecil di Indonesia tidak kalah menarik bahkan beberapa diantaranya memiliki keunikan dan keajaiban tersendiri. Berikut pulau-pulau tersebut:

Pulau Bungin, Pulau buatan yang luasnya terus bertambah


Pulau Bungin terletak di Kecamatan Alas Kabupaten Sumbawa NTB. Pulau ini merupakan pulau kecil buatan terpadat di dunia melebihi kepadatan pulau Jawa. Pulau ini unik karena merupakan pulau buatan manusia yang terus meluas dengan semakin bertambahnya penduduk di pulau ini. Penduduk memperluas pulau itu dengan menggunakan tumpukan batu-batu karang yang dianggap sudah mati. Di pulau ini ada Hukum adat yang mewajibkan setiap ada pasangan yang ingin menikah harus membangun rumah dengan membuat pondasi dari batu karang mati di atas air laut sebagai tempat membuat rumah baru. Inilah yang menyebabkan luas pulau karang buatan itu terus bertambah dengan bertambah penduduknya yang semakin padat.


Pulau Anak Krakatau, Pulau yang terus tumbuh



Pulau Anak Krakatau berada di selat Sunda. Pulau ini merupakan pulau vulkanik yang unik karena pulau ini terus tumbuh. Pulau ini muncul di bekas letusan Gunung Krakatau yang meletus dahsyat tahun 1883 lampau. Awalnya pulau ini muncul sekitar tahun 1927 berupa kepulan asap hitam di permukaan laut. Hanya dua tahun setelah kepulan asap di laut itu, kemudian muncul tumpukan lava dari kawah Gunung Krakatau ke permukaan laut dengan ketinggian satu meter dari permukaan laut.  Tumpukan kawah itu semakin besar dan bertambah tinggi, membentuk sebuah pulau kecil berupa gunung yang akhirnya diberi nama Anak Krakatau. Hingga kini, Gunung Anak Krakatau masih aktif dan sering meletupkan pasir dan lava panas. Setiap tahun, Gunung Anak Krakatau terus bertambah tinggi.


Pulau Gili Ketapang, Pulau yang berpindah tempat


Pulau kecil ini terletak di Selat Madura, tepatnya 8 Km di lepas pantai utara Probolinggo. Gili Ketapang adalah pulau yang unik dan penuh mitos. Pulau ini konon dulu dihuni banyak kucing. Mitos tersebut bisa dilihat dengan keberadaan Gua Kucing. Namun sekarang nyaris tidak dijumpai kucing sama sekali. Pulau yang berlokasi 8 Km lepas pantai Probolinggo ini juga punya mitos lain, yakni bisa berpindah tempat. Konon dulu sebenarnya pulau ini berada dekat dengan daratan pulau jawa. Setelah gempa dahsyat pasca letusan gunung Semeru, desa Ketapang terlepas dengan sendirinya dari Pulau Jawa.


Pulau ular, pulau habitat ular-ular jinak


Pulau ular terletak di kecamatan Wera kabupaten Bima propinsi NTB tepatnya di desa Pai. Pulau ini terletak dekat dengan daratan Pulau Sumbawa dengan jarak sekitar 400-500 m. Keunikan pulau ini karena merupakan habitat ular-ular yang jinak. Pulau ini merupakan habitat bagi populasi ular laut dengan warna putih silver dan kombinasi hitam kilat. Bentuk ekor ular ini pipih menyerupai ekor ikan. Ular-ular ini mencari makanan di dalam laut dan beristirahat di atas pulau di antara celah-celah bebatuan, atau bergelantungan pada tebing-tebing terjal. Ular-ular ini jinak dan bersahabat dengan wisatawan yang mengunjunginya sehingga bisa didekati dan disentuh.


Pulau Satonda, pulau dengan danau purba


Pulau Satonda terdapat di Desa Nangamiro, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Pulau ini terbentuk akibat letusan gunung api bawah laut. Pulau Satonda unik karena memiliki danau purba. Uniknya air danau ini tidak tawar melainkan asin, bahkan lebih asin dari air laut disekelilingnya dan lebih basa dari air laut sehingga stromatolit dapat hidup di danau ini. Stromalit merupakan bakteri yang hidup dalam lingkungan ekstrem yang muncul pada zaman purba. Hanya di Satonda stromalit dari zaman purba ini ditemukan masih dapat hidup. Danau di tengah pulau ini juga membuat bentuk pulau ini unik, seperti cincin.

Pulau Kakaban, pulau tempat ubur-ubur tak menyengat


Pulau Kakaban terletak di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Keunikan pulau ini karena memiliki danau berisi air payau yang dihuni beragam biota laut yang mengalami evolusi selama terkurung di dalamnya, hingga memiliki sifat dan tampilan fisik yang berbeda dengan spesies sejenisnya yang berada di laut. Di danau Kakaban ini terdapat 4 jenis ubur-ubur yang tidak menyengat. Disamping memiliki keunikan berupa danau dengan ubur-ubur yang tidak menyengat, Pulau Kakaban ternyata berbentuk seperti angka 9, pada bagian yang melingkar di sebelah utaranya merupakan atol atau batu karang berbentuk cincin.

Pulau-pulau kecil ini merupakan pulau milik Indonesia yang tidak boleh diabaikan. Apalagi pulau-pulau tersebut memiliki keajaiban yang jarang ditemui hal yang serupa di tempat lain di dunia.

Tuesday, April 2, 2013

Pantai Gunung Namak - Bangka


Pantai gunung namak, bangka, belitung

Pantai Gunung Namak memiliki jejeran bebatuan granit besar dengan gagah menghias pantai yang sudah menjadi ciri khas tersendiri bagi pantai-pantai yang ada di bangka belitung. Dari kota Toboali, Pantai Gunung Namak ditempuh dengan jarak sekitar 18 km. Pantai ini terletak di kecamatan Toboali , Kabupaten Bangka Selatan, dapat ditempuh Selama 1 jam perjalanan dengan Kendaraan roda dua ataupun roda empat.

Berdiri dari atas bebatuan besar sambil berfoto ria, memandang hamparan pasir putih dipadu panorama laut lepas menjadi pesona tersendiri Pantai Gunung Namak. pantai ini memiliki air yang jernih kebiru – biruan dan pasir yang putih. banyak sekali berbtuan yang ada disana dengan keunikan garnit masing-masing seakan-akan seperti di ukir dan di tata dengan begitu indah nya. pasir yang lembut sangat cocok untuk bermain menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga.
Pantai gunung namak, bangka, belitung
Jika saat ombak kencang tidak di anjurkan anak-anak bermain  sendirian bahkan mandi tampa diawsi orang tua. Pantai Gunung Namak banyak dikunjungi masyarakat dihari libur serta sering juga digunakan untuk memancing serta juga sangat cocok bagi anda yang gemar berkemah untuk mendirikan tenda menikmati bermalam di pantai tersebut yang masih asri jauh dari hiruk pikuk keramaian manusia karna disana tidak ada rumah penduduk sehingga kita akan merasakan sejenak ketenangan dan kesunyian di temani deburan ombak dan bulan yang bersinar. Untuk menuju ke pantai Gunung Namak cukup sulit, dikarenakan masih banyak yang belum mengtahui tempat tersbut dan juga inpra struktur jalan yang masih sangat kurang. Namun karena hal ini, pantai ini bisa dikatakan masih asri, belum tercemar oleh limbah atau sampah dari wisatawan yang kurang bertanggung jawab.

Wednesday, March 20, 2013

Eksotisme Pantai Tanjung Labu - Bangka Belitung

Eksotisme alam Bangka Belitung memang sudah tak terbantahkan, Hampir seluruh rangakaian pulaunya memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan, salah satunya adalah Pantai Tanjung Labu yang terletak di Pulau Lepar. Pulau ini memiliki luas sekitar 20ribu Ha, dan merupakan yang terluas dibandingkan pulau-pulau kecil di Kep. Bangka Belitung. Di  Pulau Lepar terdapat tiga desa, yaitu Desa Penutuk, Desa Tanjung Sangkar, dan Desa Tanjung Labu. Tanjung Masing-masing desa memiliki pemandangan yang indah. Namun, tentu saja yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan adalah Desa Tanjung Labu.

Pantai Tanjung Labu, Bangka Belitung
Pantai Tanjung labu masih sangat terjaga kondisi alamnya, mempunyai pasir yang putih dan halus, seperti tepung, serta air laut yang berwarna biru dan sangat jernih berserta pemandangan tebaran batu-batu granit yang besar menambah daya tarik Pantai Tanjung labu ini. Tidak hanya itu, Keindahan bawah lautnya patut anda cantumkan ke dalam list perjalanan anda yang mempunyai hobby diving. Ikan-ikan kecil yang bersembunyi di antara terumbu karang terlihat sangat lucu. Jika beruntung, Anda bisa melihat penyu yang terdampar di pantai ini. Penyu tersebut memang sering terdampar atau terperangkap di jebakan nelayan. Namun, baik nelayan maupun penduduk setempat selalu melepaskan kembali hewan tersebut demi kelangsungan hidupnya. Hal seperti inilah yang membuat keindahan alam di sekitar Pantai Tanjung Labu tetap lestari.

Pantai Tanjung Labu, Bangka Belitung
Jika anda tertarik untuk mebuktikan keindahan alam Pantai Tanjung Labu, anda bisa datang melalui kota Toboali, 130 Km dari kota Pangkalpinang ke arah selatan. Dari kota "Belacan Toboali", perjalanan sepanjang 36 Km lagi dari pelabuhan Sadai. Dari dermaga, tampak sebuah pulau yaitu Pulau Lepar, dermaga pendaratan tujuan terdekat adalah Desa Penutuk. Untuk menyeberang ke Desa Penutuk, dapat menggunakan boat penumpang dengan biaya Rp.5000,- per orang atau menyewa speed boat tradisional dengan biaya Rp.70.000,- untuk 4 orang. Waktu tempuh adalah 15 menit. Untuk pulang-pergi dengan biaya speed boat seharga Rp. 600.000,-.